Ringkasan
Prompt AI untuk copywriting dapat membantu membuat headline, iklan, landing page, CTA, email marketing, caption promosi, deskripsi produk, WhatsApp broadcast, sales page, script video, dan materi penjualan dengan lebih cepat. Namun, copywriting yang baik bukan hanya kata-kata yang menjual. Copywriting yang baik harus jelas, jujur, relevan dengan kebutuhan audiens, tidak menyesatkan, dan tidak membuat klaim berlebihan. Artikel ini berisi kumpulan prompt AI untuk copywriting yang siap dipakai dan bisa disesuaikan untuk bisnis, UMKM, content creator, marketer, sales, dan freelancer.
Copywriting adalah seni menulis untuk mendorong tindakan.
Tindakan itu bisa berupa:
- klik tombol,
- membaca artikel,
- mengisi form,
- membeli produk,
- menghubungi admin,
- membalas WhatsApp,
- mendaftar webinar,
- download ebook,
- mencoba trial,
- booking konsultasi,
- mengikuti akun,
- menyimpan konten,
- membagikan konten.
Namun, copywriting bukan sekadar membuat tulisan terlihat menarik.
Copywriting yang baik harus membantu orang memahami:
- apa yang ditawarkan,
- untuk siapa penawaran itu,
- masalah apa yang diselesaikan,
- manfaat apa yang bisa didapat,
- kenapa penawaran itu relevan,
- apa langkah berikutnya,
- apa yang perlu diketahui sebelum mengambil keputusan.
AI bisa sangat membantu dalam copywriting.
Dengan prompt yang tepat, AI dapat membantu membuat:
- headline,
- subheadline,
- hook,
- iklan,
- caption,
- CTA,
- landing page,
- sales page,
- email marketing,
- WhatsApp broadcast,
- deskripsi produk,
- script video jualan,
- FAQ penjualan,
- objection handling,
- copy marketplace,
- copy webinar,
- copy lead magnet,
- copy launch produk.
Tetapi ada risiko besar.
Jika prompt tidak diberi batasan, AI bisa membuat copy yang terlalu bombastis.
Contohnya:
Dijamin omzet naik 10x dalam 7 hari!
Atau:
Pasti sukses tanpa usaha!
Atau:
Rahasia yang tidak ingin diketahui kompetitor!
Kalimat seperti itu mungkin terdengar menarik, tetapi bisa menyesatkan jika tidak bisa dibuktikan.
Karena itu, prompt copywriting harus jelas dan bertanggung jawab.
AI harus diarahkan untuk membuat copy yang persuasif, tetapi tetap jujur.
Artikel ini berisi kumpulan prompt AI untuk copywriting yang bisa langsung Anda copy, paste, dan sesuaikan.
Baca juga:
Cara Menggunakan AI untuk Copywriting
AI paling berguna jika Anda memberi konteks yang jelas.
Jangan hanya menulis:
Buatkan copywriting.
Prompt seperti itu terlalu umum.
AI belum tahu:
- produknya apa,
- target audiensnya siapa,
- masalah pelanggan apa,
- manfaat utama apa,
- channel yang digunakan apa,
- gaya bahasa seperti apa,
- CTA apa yang diinginkan,
- batasan klaim apa yang harus dihindari.
Prompt yang lebih baik:
Bertindaklah sebagai copywriter untuk UMKM.
Buatkan copy promosi WhatsApp untuk produk kelas online belajar AI untuk pemula.
Target audiens:
Karyawan, freelancer, dan pemilik UMKM yang ingin memakai AI untuk kerja harian.
Manfaat utama:
Membantu peserta memahami cara memakai AI untuk email, laporan, ide konten, customer service, dan produktivitas.
Gaya bahasa:
Ramah, jelas, natural, dan tidak terlalu hard selling.
Format:
Buat 5 versi copy, masing-masing berisi hook, isi singkat, CTA, dan catatan penggunaan.
Batasan:
Jangan membuat klaim berlebihan seperti "pasti mahir dalam sehari" atau "dijamin omzet naik".
Prompt kedua jauh lebih jelas.
AI memahami produk, audiens, manfaat, gaya bahasa, format, dan batasan.
Hasilnya akan lebih siap dipakai.
Struktur Prompt Copywriting yang Baik
Prompt copywriting yang baik biasanya memiliki elemen berikut:
- produk atau layanan,
- target audiens,
- masalah pelanggan,
- manfaat utama,
- pembeda,
- channel,
- format output,
- tone,
- CTA,
- batasan klaim.
Template umum:
Bertindaklah sebagai copywriter profesional.
Produk/layanan:
[jelaskan produk atau layanan]
Target audiens:
[jelaskan target audiens]
Masalah audiens:
[jelaskan masalah utama]
Manfaat utama:
[jelaskan manfaat]
Pembeda:
[jelaskan keunikan produk]
Channel:
[Instagram/WhatsApp/email/landing page/iklan/marketplace]
Format output:
[jelaskan format copy yang diinginkan]
Tone:
[jelaskan gaya bahasa]
CTA:
[jelaskan tindakan yang diinginkan]
Batasan:
Jangan membuat klaim berlebihan.
Jangan clickbait.
Jangan menjanjikan hasil yang tidak bisa dibuktikan.
Gunakan bahasa yang jelas, jujur, dan natural.
Template ini bisa dipakai untuk hampir semua kebutuhan copywriting.
Prompt AI untuk Headline
Headline adalah pintu masuk.
Jika headline tidak menarik, orang mungkin tidak membaca bagian lain.
Namun, headline yang baik bukan berarti harus clickbait.
Headline yang baik harus jelas, relevan, dan memberi alasan untuk membaca.
1. Prompt Headline Produk
Buatkan 30 headline untuk produk [nama produk]. Target audiens [target audiens]. Masalah utama yang diselesaikan [masalah]. Headline harus jelas, menarik, tidak clickbait, dan fokus pada manfaat nyata.
2. Prompt Headline Landing Page
Buatkan 20 headline landing page untuk [produk/jasa]. Target pengunjung [target]. Tujuan landing page [daftar/beli/konsultasi/download]. Setiap headline harus memiliki angle berbeda: manfaat, masalah, kecepatan, kemudahan, keamanan, dan hasil realistis.
3. Prompt Headline Iklan
Buatkan 25 headline iklan untuk [produk/jasa]. Target audiens [target]. Gunakan gaya singkat, jelas, dan cocok untuk iklan digital. Hindari klaim berlebihan dan kata-kata yang terlalu bombastis.
4. Prompt Headline Artikel Promosi
Buatkan 20 judul artikel promosi tentang [topik/produk]. Judul harus SEO-friendly, menarik untuk pembaca, tetapi tetap natural dan tidak terlalu menjual.
5. Prompt Audit Headline
Audit headline berikut. Nilai dari sisi kejelasan, manfaat, relevansi audiens, risiko clickbait, dan kekuatan CTA. Berikan 10 versi perbaikan.
Headline:
[masukkan headline]
Prompt AI untuk Hook
Hook adalah kalimat awal yang menarik perhatian.
Hook bisa digunakan untuk caption, video pendek, iklan, email, landing page, dan artikel.
6. Prompt Hook Social Media
Buatkan 30 hook untuk konten social media tentang [topik]. Target audiens [target]. Variasikan gaya: pertanyaan, masalah, kesalahan umum, tips cepat, cerita singkat, dan perbandingan.
7. Prompt Hook Video Pendek
Buatkan 30 hook video pendek maksimal 10 kata untuk topik [topik]. Target audiens [target]. Hook harus kuat di 3 detik pertama, tetapi tidak clickbait.
8. Prompt Hook Iklan
Buatkan 20 hook iklan untuk produk [produk]. Fokus pada masalah pelanggan, manfaat utama, dan alasan untuk membaca lebih lanjut. Hindari klaim tidak realistis.
9. Prompt Hook Email
Buatkan 20 opening email untuk [tujuan email]. Target pembaca [target]. Gaya bahasa hangat, relevan, dan langsung mengarah ke masalah pembaca.
10. Prompt Memperbaiki Hook
Perbaiki hook berikut agar lebih menarik, spesifik, dan relevan dengan target audiens. Jangan membuatnya terlalu dramatis atau menyesatkan.
Hook:
[masukkan hook]
Prompt AI untuk Iklan
Copy iklan harus singkat, jelas, dan relevan.
Untuk iklan berbayar, copy juga harus berhati-hati agar tidak menyesatkan.
11. Prompt Copy Iklan Meta Ads
Buatkan 10 variasi copy iklan Meta Ads untuk [produk/jasa]. Target audiens [target]. Setiap copy harus berisi primary text, headline, description, CTA, dan angle. Gaya bahasa natural, jelas, dan tidak berlebihan.
12. Prompt Copy Iklan Google Ads
Buatkan variasi copy Google Ads untuk [produk/jasa]. Target pencarian [keyword]. Buat headline singkat, deskripsi, dan CTA. Pastikan copy relevan dengan search intent dan tidak membuat klaim yang tidak bisa dibuktikan.
13. Prompt Iklan Awareness
Buatkan 10 copy iklan awareness untuk memperkenalkan [produk/jasa] kepada [target audiens]. Fokus pada masalah, edukasi, dan manfaat umum. Jangan langsung terlalu hard selling.
14. Prompt Iklan Conversion
Buatkan 10 copy iklan conversion untuk [produk/jasa]. Target audiens [target]. Fokus pada manfaat, alasan percaya, CTA, dan keberatan utama calon pelanggan. Jangan menggunakan klaim "pasti" atau "dijamin" jika tidak ada bukti.
15. Prompt Audit Copy Iklan
Audit copy iklan berikut. Cari bagian yang terlalu clickbait, klaim berlebihan, kurang jelas, kurang relevan dengan audiens, atau tidak punya CTA. Berikan versi perbaikan.
Copy iklan:
[masukkan copy]
Baca juga:
Prompt AI untuk Landing Page
Landing page bertujuan mengarahkan pengunjung ke satu tindakan utama.
Misalnya:
- daftar,
- beli,
- konsultasi,
- download,
- booking,
- join waiting list,
- chat admin.
Copy landing page harus punya alur yang jelas.
16. Prompt Struktur Landing Page
Buatkan struktur landing page untuk [produk/jasa]. Target pengunjung [target]. Tujuan landing page [tujuan]. Struktur harus mencakup headline, subheadline, masalah, solusi, manfaat, fitur, social proof, cara kerja, FAQ, CTA, dan closing.
17. Prompt Copy Landing Page Lengkap
Buatkan copy landing page lengkap untuk [produk/jasa]. Target audiens [target]. Masalah utama [masalah]. Manfaat utama [manfaat]. Gunakan bahasa Indonesia natural, jelas, persuasif, dan tidak berlebihan. Sertakan CTA di beberapa bagian.
18. Prompt Hero Section Landing Page
Buatkan 10 versi hero section untuk landing page [produk/jasa]. Setiap versi berisi headline, subheadline, CTA utama, CTA sekunder, dan microcopy pendukung.
19. Prompt Landing Page Lead Magnet
Buatkan landing page untuk lead magnet [ebook/checklist/template/webinar]. Target audiens [target]. Tujuan: mengumpulkan email. Sertakan headline, manfaat, isi lead magnet, alasan download, form CTA, dan FAQ.
20. Prompt Audit Landing Page
Audit copy landing page berikut. Cari bagian yang kurang jelas, kurang meyakinkan, terlalu panjang, CTA lemah, klaim berlebihan, dan bagian yang perlu ditambah.
Copy landing page:
[masukkan copy]
Baca juga:
Prompt AI untuk CTA
CTA atau call-to-action adalah instruksi yang mengarahkan audiens ke langkah berikutnya.
CTA tidak harus selalu agresif.
CTA bisa lembut, informatif, langsung, atau konsultatif.
21. Prompt CTA Umum
Buatkan 50 CTA untuk [produk/jasa/konten]. Tujuan CTA [beli/daftar/download/chat admin/konsultasi/simpan/share]. Gaya bahasa natural, jelas, dan tidak terlalu memaksa.
22. Prompt CTA WhatsApp
Buatkan 30 CTA WhatsApp untuk bisnis [jenis bisnis]. CTA harus mendorong orang menghubungi admin tanpa terasa memaksa. Variasikan gaya: ramah, langsung, soft selling, dan konsultatif.
23. Prompt CTA Landing Page
Buatkan 20 CTA landing page untuk [produk/jasa]. Setiap CTA harus singkat, jelas, dan sesuai tahap pengunjung: baru tahu, mulai tertarik, siap membeli, dan masih ragu.
24. Prompt CTA Social Media
Buatkan 30 CTA social media untuk konten tentang [topik]. Variasikan tujuan: komentar, simpan, share, follow, klik link, DM, dan daftar.
25. Prompt Audit CTA
Audit CTA berikut. Jelaskan apakah CTA sudah jelas, spesifik, relevan, dan mudah dilakukan. Berikan 10 versi perbaikan.
CTA:
[masukkan CTA]
Prompt AI untuk Email Marketing
Email marketing membutuhkan copy yang jelas, relevan, dan tidak terasa spam.
AI bisa membantu membuat subject line, preview text, isi email, sequence, dan follow-up.
26. Prompt Email Promosi
Buatkan email promosi untuk [produk/jasa]. Target pembaca [target]. Sertakan subject line, preview text, pembuka, masalah, solusi, manfaat, penawaran, CTA, dan penutup. Gaya bahasa soft selling dan tidak berlebihan.
27. Prompt Email Nurturing
Buatkan sequence 5 email nurturing untuk lead yang baru download [lead magnet]. Tujuannya edukasi, membangun trust, menjawab keberatan, dan mengarahkan ke [produk/jasa] secara natural.
28. Prompt Subject Line
Buatkan 30 subject line untuk email tentang [topik/produk]. Variasikan gaya: manfaat langsung, rasa ingin tahu, edukatif, personal, dan urgent yang wajar. Jangan clickbait.
29. Prompt Email Follow-Up
Buatkan email follow-up untuk calon pelanggan yang sudah tertarik pada [produk/jasa] tetapi belum membeli. Gunakan bahasa sopan, membantu, tidak memaksa, dan akhiri dengan CTA ringan.
30. Prompt Audit Email Marketing
Audit email marketing berikut. Cari bagian yang terlalu panjang, kurang jelas, terlalu hard selling, CTA lemah, subject line kurang menarik, dan klaim yang perlu diperiksa.
Email:
[masukkan email]
Baca juga:
Prompt AI untuk WhatsApp Copywriting
Untuk pasar Indonesia, WhatsApp sering menjadi channel penjualan utama.
Copy WhatsApp harus natural.
Jangan terlalu panjang.
Jangan terasa seperti broadcast massal yang kaku.
31. Prompt Broadcast WhatsApp
Buatkan broadcast WhatsApp untuk promosi [produk/jasa]. Target penerima [pelanggan lama/prospek/member komunitas]. Gunakan bahasa ramah, singkat, natural, dan sertakan CTA chat admin. Jangan terlalu hard selling.
32. Prompt Follow-Up WhatsApp
Buatkan 7 pesan follow-up WhatsApp untuk prospek yang sudah bertanya tentang [produk/jasa] tetapi belum membeli. Setiap pesan harus memberi nilai, menjawab keberatan, dan tetap sopan.
33. Prompt Closing WhatsApp
Buatkan script closing WhatsApp untuk calon pelanggan yang tertarik pada [produk/jasa] tetapi masih ragu karena [alasan]. Gunakan bahasa empatik, natural, dan tidak memaksa.
34. Prompt Quick Reply WhatsApp
Buatkan 30 quick reply WhatsApp Business untuk [jenis bisnis]. Kategori: sapaan, harga, stok, cara order, promo, testimoni, komplain, follow-up, dan closing.
35. Prompt WhatsApp Soft Selling
Buatkan 10 pesan soft selling WhatsApp untuk menawarkan [produk/jasa] kepada pelanggan lama. Gaya bahasa hangat, personal, tidak spammy, dan tetap jelas manfaatnya.
Baca juga:
Prompt AI untuk Social Media Copywriting
Social media membutuhkan copy yang singkat, menarik, dan sesuai platform.
36. Prompt Caption Instagram
Buatkan 15 caption Instagram untuk [produk/topik]. Target audiens [target]. Setiap caption berisi hook, isi singkat, CTA, dan hashtag. Gaya bahasa [santai/edukatif/profesional/soft selling].
37. Prompt Copy Reels atau TikTok
Buatkan script copy video pendek 60 detik untuk [produk/topik]. Struktur: hook 3 detik, masalah, solusi, contoh, CTA, dan teks layar.
38. Prompt Carousel Copy
Buatkan copy carousel Instagram 8 slide tentang [topik]. Target audiens [target]. Struktur: hook, masalah, penjelasan, tips, contoh, kesalahan umum, CTA, dan closing.
39. Prompt LinkedIn Copy
Buatkan post LinkedIn tentang [topik]. Target pembaca [target profesional]. Gaya bahasa reflektif, praktis, tidak terlalu promosi, dan akhiri dengan pertanyaan diskusi.
40. Prompt Audit Caption
Audit caption berikut. Cari apakah hook cukup kuat, isi jelas, CTA relevan, tone sesuai audiens, dan apakah ada bagian yang terlalu promosi.
Caption:
[masukkan caption]
Baca juga:
Prompt AI untuk Deskripsi Produk
Deskripsi produk harus menjelaskan manfaat, bukan hanya fitur.
Fitur menjawab “apa ini”.
Manfaat menjawab “kenapa ini penting untuk saya”.
41. Prompt Deskripsi Produk Umum
Buatkan deskripsi produk untuk [nama produk]. Target pembeli [target]. Fitur utama [fitur]. Manfaat utama [manfaat]. Gunakan bahasa jelas, natural, dan fokus pada kebutuhan pelanggan.
42. Prompt Deskripsi Marketplace
Buatkan deskripsi marketplace untuk produk [produk]. Struktur: headline singkat, manfaat utama, spesifikasi, isi paket, cara penggunaan, catatan penting, dan CTA.
43. Prompt Deskripsi Produk Digital
Buatkan deskripsi produk digital [produk]. Target pembeli [target]. Jelaskan isi produk, manfaat, hasil realistis, cocok untuk siapa, tidak cocok untuk siapa, FAQ, dan CTA.
44. Prompt Fitur Menjadi Manfaat
Ubah daftar fitur berikut menjadi manfaat yang mudah dipahami pelanggan. Format tabel: fitur, manfaat, contoh penggunaan, dan kalimat promosi.
Fitur:
[masukkan fitur]
45. Prompt Audit Deskripsi Produk
Audit deskripsi produk berikut. Cari bagian yang terlalu teknis, kurang menjual, tidak jelas manfaatnya, kurang trust, dan CTA lemah. Berikan versi perbaikan.
Deskripsi:
[masukkan deskripsi]
Prompt AI untuk Sales Page
Sales page lebih panjang daripada landing page biasa.
Sales page biasanya digunakan untuk produk digital, course, jasa, komunitas, program coaching, atau penawaran premium.
46. Prompt Struktur Sales Page
Buatkan struktur sales page untuk [produk/jasa]. Target pembeli [target]. Sertakan headline, masalah, konsekuensi masalah, solusi, manfaat, isi produk, bonus, social proof, FAQ, garansi jika relevan, CTA, dan closing.
47. Prompt Sales Page Produk Digital
Buatkan copy sales page untuk produk digital [produk]. Target pembeli [target]. Fokus pada masalah, transformasi realistis, isi produk, manfaat, cocok untuk siapa, tidak cocok untuk siapa, FAQ, dan CTA.
48. Prompt Sales Page Kelas Online
Buatkan sales page untuk kelas online [topik]. Target peserta [target]. Struktur harus mencakup masalah peserta, hasil belajar, kurikulum, bonus, siapa pengajarnya, FAQ, dan CTA daftar.
49. Prompt Sales Page Jasa
Buatkan sales page untuk jasa [jenis jasa]. Target klien [target]. Sertakan masalah klien, solusi, proses kerja, deliverables, studi kasus jika ada, paket layanan, FAQ, dan CTA konsultasi.
50. Prompt Audit Sales Page
Audit sales page berikut. Cari bagian yang kurang jelas, terlalu panjang, klaim berlebihan, CTA lemah, kurang bukti, kurang menjawab keberatan, dan kurang menunjukkan manfaat.
Sales page:
[masukkan copy]
Prompt AI untuk Objection Handling
Objection adalah alasan calon pelanggan belum mengambil keputusan.
Contohnya:
- terlalu mahal,
- belum butuh,
- takut tidak berhasil,
- tidak punya waktu,
- ragu dengan kualitas,
- perlu diskusi dengan tim,
- sudah pakai kompetitor,
- tidak paham manfaatnya.
AI bisa membantu membuat jawaban yang empatik.
51. Prompt Objection Harga
Buatkan jawaban untuk calon pelanggan yang merasa harga [produk/jasa] terlalu mahal. Jawaban harus empatik, menjelaskan nilai, memberi konteks manfaat, dan tidak defensif.
52. Prompt Objection Belum Butuh
Buatkan jawaban untuk prospek yang berkata "saya belum butuh sekarang". Konteks produk [produk]. Jawaban harus membantu, tidak memaksa, dan membuka peluang follow-up.
53. Prompt Objection Waktu
Buatkan jawaban untuk calon pelanggan yang ragu karena merasa tidak punya waktu menggunakan [produk/jasa]. Jelaskan kemudahan, langkah awal, dan hasil realistis.
54. Prompt Objection Kompetitor
Buatkan jawaban untuk prospek yang sudah memakai kompetitor [nama/jenis kompetitor]. Jangan menyerang kompetitor. Fokus pada pembeda, kebutuhan spesifik, dan pertanyaan diagnosis.
55. Prompt FAQ Keberatan Pembeli
Buatkan FAQ keberatan pembeli untuk [produk/jasa]. Sertakan pertanyaan, jawaban empatik, bukti yang perlu disiapkan, dan CTA lanjutan.
Baca juga:
Prompt AI untuk Copywriting UMKM
UMKM membutuhkan copy yang sederhana, jelas, dan mudah dipakai.
Tidak perlu terlalu rumit.
Yang penting pembeli paham dan tahu harus melakukan apa.
56. Prompt Promo UMKM
Buatkan materi promosi untuk UMKM [jenis bisnis]. Produk [produk]. Target pelanggan [target]. Sertakan caption Instagram, broadcast WhatsApp, deskripsi produk, CTA, dan 5 headline.
57. Prompt Promo Payday
Buatkan copy promo payday untuk bisnis [jenis bisnis]. Produk [produk]. Target pelanggan [target]. Buat versi untuk Instagram caption, WhatsApp broadcast, story, dan poster singkat.
58. Prompt Copy Diskon
Buatkan copy promosi diskon untuk [produk/jasa]. Jelaskan manfaat produk, detail promo, periode promo, syarat penting, dan CTA. Jangan membuat urgency palsu.
59. Prompt Copy Launch Produk UMKM
Buatkan copy launch produk baru untuk UMKM [jenis bisnis]. Produk baru [produk]. Target pelanggan [target]. Buat versi untuk Instagram, WhatsApp, dan caption marketplace.
60. Prompt Copy Testimoni
Ubah testimoni pelanggan berikut menjadi copy promosi yang natural. Jangan mengubah makna testimoni dan jangan melebih-lebihkan hasil.
Testimoni:
[masukkan testimoni]
Baca juga:
Prompt AI untuk Copywriting Jasa
Bisnis jasa perlu membangun kepercayaan.
Copy jasa harus menjelaskan proses, hasil, dan alasan memilih Anda.
61. Prompt Copy Jasa
Buatkan copy promosi untuk jasa [jenis jasa]. Target klien [target]. Jelaskan masalah klien, solusi yang ditawarkan, proses kerja, manfaat, dan CTA konsultasi.
62. Prompt Paket Jasa
Buatkan copy untuk 3 paket layanan [jenis jasa]: Basic, Standard, dan Premium. Jelaskan isi paket, cocok untuk siapa, manfaat utama, dan CTA.
63. Prompt Proposal Jasa Singkat
Buatkan copy proposal singkat untuk jasa [jenis jasa]. Calon klien membutuhkan [kebutuhan]. Sertakan pemahaman masalah, solusi, deliverables, timeline, dan next step.
64. Prompt Follow-Up Proposal
Buatkan 5 pesan follow-up untuk calon klien yang sudah menerima proposal jasa [jenis jasa] tetapi belum membalas. Gaya bahasa profesional, sopan, dan tidak memaksa.
65. Prompt Copy Portofolio
Buatkan copy portofolio untuk proyek [jenis proyek]. Struktur: masalah klien, solusi, proses kerja, hasil, pelajaran, dan CTA untuk calon klien baru.
Prompt AI untuk Copywriting Produk Digital
Produk digital seperti ebook, template, course, membership, dan webinar membutuhkan copy yang edukatif.
Pembeli harus paham isi produk dan hasil realistis yang bisa didapat.
66. Prompt Copy Ebook
Buatkan copy penjualan untuk ebook [judul ebook]. Target pembaca [target]. Jelaskan masalah pembaca, isi ebook, manfaat, cocok untuk siapa, tidak cocok untuk siapa, dan CTA download/beli.
67. Prompt Copy Template
Buatkan copy untuk template [jenis template]. Target pengguna [target]. Jelaskan masalah yang diselesaikan, isi template, cara menggunakan, manfaat, dan CTA.
68. Prompt Copy Course Online
Buatkan copy promosi untuk course online [topik]. Target peserta [target]. Sertakan hasil belajar realistis, modul, bonus, cocok untuk siapa, FAQ, dan CTA daftar.
69. Prompt Copy Webinar
Buatkan copy promosi webinar tentang [topik]. Target peserta [target]. Sertakan judul, subjudul, manfaat ikut, siapa pembicara, materi yang dibahas, jadwal, dan CTA daftar.
70. Prompt Copy Membership
Buatkan copy penawaran membership [topik/komunitas]. Target member [target]. Jelaskan manfaat komunitas, isi membership, aktivitas rutin, cocok untuk siapa, dan CTA bergabung.
Prompt AI untuk Formula Copywriting
AI juga bisa membantu menerapkan formula copywriting.
Beberapa formula populer:
- AIDA: Attention, Interest, Desire, Action
- PAS: Problem, Agitate, Solution
- BAB: Before, After, Bridge
- FAB: Feature, Advantage, Benefit
- 4P: Picture, Promise, Proof, Push
Gunakan formula sebagai kerangka, bukan aturan kaku.
71. Prompt AIDA
Buatkan copy menggunakan formula AIDA untuk [produk/jasa]. Target audiens [target]. Copy harus jelas, natural, dan tidak membuat klaim berlebihan.
72. Prompt PAS
Buatkan copy menggunakan formula PAS untuk [produk/jasa]. Masalah utama audiens [masalah]. Gunakan bahasa empatik, tidak menakut-nakuti secara berlebihan, dan akhiri dengan CTA.
73. Prompt BAB
Buatkan copy menggunakan formula Before-After-Bridge untuk [produk/jasa]. Jelaskan kondisi sebelum, kondisi setelah yang realistis, dan bagaimana produk membantu menjembatani perubahan.
74. Prompt FAB
Ubah fitur produk berikut menjadi copy menggunakan formula Feature-Advantage-Benefit. Format tabel: fitur, advantage, benefit, dan kalimat copy.
Fitur:
[masukkan fitur]
75. Prompt Perbandingan Formula
Buatkan 5 versi copy untuk [produk/jasa] menggunakan formula AIDA, PAS, BAB, FAB, dan 4P. Jelaskan formula mana yang paling cocok untuk target audiens [target] dan alasannya.
Prompt AI untuk Brand Voice
Copy yang bagus harus konsisten dengan brand.
Brand yang ramah tidak boleh tiba-tiba terdengar terlalu agresif.
Brand profesional tidak boleh tiba-tiba terlalu bercanda.
76. Prompt Brand Voice
Bantu saya membuat panduan brand voice untuk bisnis [jenis bisnis]. Nilai brand [nilai]. Target audiens [target]. Sertakan tone, kata yang boleh digunakan, kata yang dihindari, contoh kalimat, dan contoh CTA.
77. Prompt Sesuaikan Copy dengan Brand Voice
Ubah copy berikut agar sesuai dengan brand voice ini:
- [karakter brand 1]
- [karakter brand 2]
- [karakter brand 3]
Copy:
[masukkan copy]
78. Prompt Audit Konsistensi Brand Voice
Audit copy berikut dari sisi brand voice. Cari bagian yang terlalu kaku, terlalu santai, terlalu agresif, tidak konsisten, atau tidak cocok dengan target audiens.
Copy:
[masukkan copy]
79. Prompt Variasi Tone
Ubah copy berikut menjadi 5 versi tone: profesional, ramah, santai, edukatif, dan soft selling. Pertahankan pesan utama.
Copy:
[masukkan copy]
80. Prompt Copy untuk Bahasa Indonesia Natural
Perbaiki copy berikut agar terdengar lebih natural untuk audiens Indonesia. Hindari bahasa yang terasa seperti terjemahan mesin, terlalu kaku, atau terlalu bombastis.
Copy:
[masukkan copy]
Prompt AI untuk Audit Copywriting
Audit membantu memastikan copy tidak hanya menarik, tetapi juga jelas dan aman.
81. Prompt Audit Copy Lengkap
Audit copy berikut dari sisi kejelasan, relevansi audiens, manfaat, CTA, bukti, tone, risiko klaim berlebihan, dan kemungkinan misleading. Berikan saran perbaikan dan versi copy yang lebih baik.
Copy:
[masukkan copy]
82. Prompt Cek Klaim Berlebihan
Tinjau copy berikut dan tandai semua klaim yang terlalu berlebihan, tidak realistis, atau perlu bukti. Berikan versi yang lebih aman tetapi tetap persuasif.
Copy:
[masukkan copy]
83. Prompt Cek Kejelasan Offer
Audit penawaran berikut. Apakah pembaca sudah jelas memahami produk, manfaat, harga jika ada, bonus, batasan, cara membeli, dan CTA? Berikan perbaikan.
Offer:
[masukkan offer]
84. Prompt Cek Kesesuaian Audiens
Tinjau copy berikut untuk target audiens [target]. Apakah bahasa, manfaat, contoh, dan CTA sudah sesuai? Berikan bagian yang perlu disesuaikan.
Copy:
[masukkan copy]
85. Prompt Cek Hard Selling
Perbaiki copy berikut agar tidak terlalu hard selling. Buat lebih edukatif, membantu, dan natural, tetapi tetap mengarah ke tindakan.
Copy:
[masukkan copy]
Workflow Copywriting dengan AI
Berikut workflow praktis membuat copy dengan AI.
Tahap 1: Pahami Produk
Gunakan prompt:
Bantu saya merangkum produk [produk] menjadi fitur utama, manfaat, target pelanggan, masalah yang diselesaikan, pembeda, dan bukti yang perlu disiapkan.
Tahap 2: Pahami Audiens
Gunakan prompt:
Buatkan customer persona untuk produk [produk]. Sertakan masalah, keinginan, ketakutan, keberatan membeli, bahasa yang mereka gunakan, dan channel favorit.
Tahap 3: Tentukan Offer
Gunakan prompt:
Bantu saya merapikan offer untuk [produk/jasa]. Jelaskan produk, manfaat, bonus, alasan percaya, risiko, garansi jika ada, dan CTA.
Tahap 4: Buat Draft Copy
Gunakan prompt:
Buatkan 10 versi copy untuk [channel] berdasarkan offer berikut.
Tahap 5: Audit Copy
Gunakan prompt:
Audit copy ini. Cari bagian yang kurang jelas, terlalu berlebihan, kurang relevan, CTA lemah, dan kurang bukti.
Tahap 6: Buat Variasi
Gunakan prompt:
Buatkan 5 variasi copy dengan angle berbeda: hemat waktu, hasil realistis, kemudahan, kepercayaan, dan solusi masalah.
Tahap 7: Finalisasi Manual
Baca ulang.
Pastikan copy:
- jelas,
- jujur,
- sesuai brand,
- tidak menyesatkan,
- tidak berlebihan,
- mudah dipahami,
- punya CTA yang spesifik.
Kesalahan Menggunakan AI untuk Copywriting
1. Terlalu Fokus pada Kata-Kata Bombastis
Copy yang terlalu bombastis bisa menarik perhatian, tetapi menurunkan kepercayaan.
Hindari klaim yang tidak bisa dibuktikan.
2. Tidak Menjelaskan Target Audiens
Copy untuk mahasiswa, UMKM, karyawan, dan founder harus berbeda.
Selalu sebut audiens.
3. Tidak Memberi Batasan Klaim
AI bisa membuat copy yang terdengar sangat menjual.
Tambahkan batasan agar tidak membuat janji berlebihan.
4. Tidak Menyebut Channel
Copy untuk WhatsApp berbeda dari copy landing page.
Copy untuk email berbeda dari copy iklan.
Selalu sebut channel.
5. Tidak Memasukkan Bukti
Copy yang bagus membutuhkan alasan percaya.
Bukti bisa berupa testimoni, studi kasus, pengalaman, demo, garansi, portofolio, atau data yang valid.
6. Tidak Mengedit Output AI
Output AI sering rapi, tetapi belum tentu cocok dengan brand.
Edit agar lebih natural, spesifik, dan sesuai konteks.
7. Menggunakan Urgency Palsu
Jangan membuat urgency palsu seperti “hari terakhir” jika sebenarnya tidak benar.
Urgency harus jujur.
8. Meniru Kompetitor Terlalu Dekat
AI bisa membantu menganalisis kompetitor, tetapi jangan menyalin copy kompetitor.
Gunakan insight untuk membuat copy yang lebih original.
Baca juga:
Checklist Prompt AI untuk Copywriting
Gunakan checklist ini sebelum membuat copy dengan AI.
- Produk atau layanan sudah jelas
- Target audiens sudah disebutkan
- Masalah pelanggan sudah dijelaskan
- Manfaat utama sudah ditulis
- Pembeda sudah diketahui
- Channel sudah ditentukan
- Format output sudah diminta
- Tone sudah diarahkan
- CTA sudah jelas
- Batasan klaim sudah diberikan
- Copy tidak clickbait
- Copy tidak menyesatkan
- Copy tidak menjanjikan hasil palsu
- Copy akan diedit manusia
- Bukti atau testimoni akan diverifikasi
- Brand voice tetap konsisten
Template Prompt Copywriting Serbaguna
Gunakan template ini untuk hampir semua kebutuhan copywriting.
Bertindaklah sebagai copywriter profesional.
Produk/jasa:
[jelaskan produk atau jasa]
Target audiens:
[jelaskan siapa targetnya]
Masalah utama:
[jelaskan masalah audiens]
Manfaat utama:
[jelaskan manfaat produk]
Pembeda:
[jelaskan keunikan produk]
Bukti atau alasan percaya:
[testimoni/data/portofolio/demo/garansi jika ada]
Channel:
[landing page/email/WhatsApp/Instagram/iklan/marketplace]
Format output:
[jelaskan format copy yang diinginkan]
Tone:
[jelaskan gaya bahasa]
CTA:
[jelaskan tindakan yang diinginkan]
Batasan:
Jangan clickbait.
Jangan membuat klaim berlebihan.
Jangan menjanjikan hasil yang tidak bisa dibuktikan.
Gunakan bahasa Indonesia natural, jelas, dan persuasif.
FAQ
Apa itu prompt AI untuk copywriting?
Prompt AI untuk copywriting adalah instruksi yang diberikan kepada AI untuk membantu membuat tulisan persuasif seperti headline, iklan, landing page, CTA, email marketing, caption, deskripsi produk, WhatsApp broadcast, dan sales page.
Apakah AI bisa membuat copywriting yang bagus?
Ya, AI bisa membantu membuat draft copywriting yang cepat dan variatif. Namun, hasilnya tetap perlu diedit manusia agar sesuai brand, akurat, tidak berlebihan, dan benar-benar relevan dengan audiens.
Prompt apa yang paling berguna untuk copywriting?
Salah satu prompt paling berguna adalah prompt yang menjelaskan produk, target audiens, masalah, manfaat, channel, tone, CTA, dan batasan klaim. Dengan konteks ini, AI bisa membuat copy yang lebih tajam.
Bagaimana agar copy AI tidak terdengar kaku?
Minta AI menggunakan bahasa Indonesia natural, berikan contoh gaya bahasa yang diinginkan, sebut target audiens, dan minta revisi agar lebih manusiawi, singkat, dan tidak seperti terjemahan mesin.
Apakah copywriting AI aman untuk iklan?
Aman jika digunakan dengan hati-hati. Hindari klaim palsu, clickbait, janji hasil yang tidak bisa dibuktikan, urgency palsu, informasi harga yang tidak jelas, dan copy yang menyesatkan.
Bagaimana cara membuat CTA yang bagus dengan AI?
Jelaskan tujuan CTA, channel, target audiens, dan tingkat kesiapan pembeli. Minta AI membuat variasi CTA yang jelas, natural, dan tidak memaksa.
Apakah AI bisa membantu sales page?
Ya. AI bisa membantu membuat struktur sales page, headline, manfaat, FAQ, objection handling, CTA, dan audit copy. Namun, bukti, testimoni, harga, dan klaim tetap harus diverifikasi.
Copywriting adalah bagian penting dari marketing. Baca AI untuk Marketing untuk menghubungkan headline, CTA, landing page, email, iklan, dan pesan utama campaign dalam satu strategi.
Copywriting produk online shop akan lebih efektif jika mengikuti data produk yang benar. Baca AI untuk UMKM Online Shop untuk contoh deskripsi produk, caption, CTA, dan promo yang aman.
Copywriting agency membutuhkan brand context dan quality control. Baca AI untuk Digital Marketing Agency untuk workflow membuat caption, ad copy, landing page copy, dan creative brief klien.
Kesimpulan
Prompt AI untuk copywriting dapat membantu membuat materi penjualan lebih cepat dan lebih rapi.
AI bisa membantu membuat headline, hook, iklan, landing page, CTA, email marketing, WhatsApp broadcast, caption social media, deskripsi produk, sales page, dan objection handling.
Namun, copywriting yang baik tidak hanya menarik perhatian.
Copywriting yang baik harus jelas, jujur, relevan, dan membantu calon pelanggan mengambil keputusan.
Jangan gunakan AI untuk membuat klaim berlebihan.
Jangan membuat clickbait.
Jangan menjanjikan hasil palsu.
Jangan menyesatkan audiens.
Gunakan AI sebagai asisten ide, draft, variasi, dan audit.
Tetap gunakan penilaian manusia untuk memastikan copy sesuai brand, sesuai fakta, dan benar-benar membantu pembaca.
Jika digunakan dengan benar, AI bisa menjadi alat copywriting yang sangat praktis untuk bisnis, UMKM, marketer, sales, content creator, freelancer, dan pemilik produk digital.
Jika copywriting Anda akan digunakan untuk Instagram, TikTok, YouTube Shorts, carousel, atau caption, baca juga Prompt AI untuk Social Media untuk membuat ide konten, hook, caption, kalender posting, CTA, dan repurposing.
Jika copywriting Anda akan digunakan untuk newsletter, sequence, promosi, atau follow-up, baca juga Prompt AI untuk Email Marketing untuk membuat subject line, preview text, email sequence, lead nurturing, dan audit email.
Selain membuat copy promosi, bisnis juga perlu menjaga kualitas layanan. Baca Prompt AI untuk Customer Service untuk membuat balasan pelanggan, handling komplain, FAQ, dan SOP CS.
Setelah copy promosi menarik perhatian calon pelanggan, gunakan Prompt AI untuk Sales untuk membuat pesan follow-up, objection handling, WhatsApp sales, dan closing.
Untuk memilih tools copywriting yang tepat, baca juga AI Tools untuk Menulis yang membahas tools untuk headline, iklan, landing page, email, caption, dan sales copy.
Copywriting yang kuat perlu visual yang mendukung. Gunakan AI Tools untuk Desain untuk membuat poster, banner, landing page visual, thumbnail, dan materi promosi.
Jika ingin menggabungkan copywriting dan artikel blog, baca Cara Menggunakan AI untuk Menulis Artikel agar headline, CTA, struktur artikel, dan pesan utama lebih kuat.
Copywriting juga penting dalam email. Baca Cara Menggunakan AI untuk Email untuk membuat subject line, CTA, email promosi, newsletter, dan follow-up yang lebih jelas.
Artikel Terkait
Pelajari juga panduan berikut:
- Prompt Engineering untuk Pemula
- Struktur Prompt AI yang Baik
- Contoh Prompt AI untuk Kerja
- Contoh Prompt AI untuk Bisnis
- Prompt ChatGPT untuk Menulis
- Prompt ChatGPT untuk Riset
- Prompt AI untuk SEO
- Prompt ChatGPT untuk Produktivitas
- Prompt ChatGPT untuk Presentasi
- Cara Membuat Prompt yang Baik
- Teknik Prompt Engineering untuk Pemula
- Kesalahan Menggunakan AI Chatbot
- ChatGPT untuk Marketing
- ChatGPT untuk Sales
- ChatGPT untuk UMKM
- 20 Prompt ChatGPT untuk UMKM
- 50 Prompt ChatGPT untuk Content Creator
- AI Chatbot untuk Marketing
- AI Chatbot untuk Sales
- AI Chatbot untuk Landing Page
Jelajahi Panduan AI Lainnya
Temukan panduan AI sesuai kebutuhan Anda:
- Pusat Prompt Engineering
- Pusat AI untuk Bisnis
- Pusat AI untuk Content Creator
- Pusat AI Chatbot
- Pusat AI Tools
- Pusat Tutorial AI
- Pusat Belajar AI
Gunakan AI untuk Copywriting yang Lebih Jelas
Copywriting bukan tentang membuat orang tertipu.
Copywriting adalah membantu orang memahami nilai sebuah penawaran.
Gunakan AI untuk menemukan angle.
Gunakan AI untuk membuat variasi.
Gunakan AI untuk memperbaiki struktur.
Gunakan AI untuk audit klaim.
Tetapi tetap pastikan copy Anda jujur, jelas, dan sesuai fakta.
Dengan cara ini, AI tidak hanya membantu Anda menulis lebih cepat, tetapi juga membantu membuat komunikasi bisnis yang lebih rapi, lebih relevan, dan lebih dipercaya.
Pelajari Lebih Lanjut
Jelajahi seluruh artikel dalam kategori Prompt Engineering.
Lihat Semua Artikel Prompt Engineering