Ringkasan
Prompt AI untuk bisnis dapat membantu pemilik usaha, UMKM, freelancer, marketer, sales, customer service, admin, dan founder bekerja lebih cepat. Dengan prompt yang tepat, AI bisa membantu membuat strategi bisnis, ide promosi, copywriting, konten media sosial, email marketing, follow-up sales, balasan pelanggan, SOP, laporan, analisis kompetitor, CRM, dan otomasi bisnis. Artikel ini berisi kumpulan contoh prompt AI untuk bisnis yang siap dipakai dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda.
AI bisa membantu bisnis kecil maupun besar.
Namun, banyak pemilik bisnis masih memakai AI dengan prompt yang terlalu umum.
Contohnya:
Buatkan strategi bisnis.
Atau:
Buatkan promosi.
Atau:
Buatkan caption jualan.
Prompt seperti ini bisa menghasilkan jawaban, tetapi sering terlalu umum.
AI belum tahu:
- bisnisnya apa,
- target pasarnya siapa,
- produknya apa,
- masalah utamanya apa,
- channel jualannya di mana,
- gaya komunikasinya seperti apa,
- tujuan bisnisnya apa,
- batasan budgetnya apa,
- output yang diinginkan seperti apa.
Akibatnya, hasil AI sering terlihat bagus di permukaan, tetapi sulit langsung dipakai.
Untuk bisnis, prompt harus lebih jelas.
AI perlu diberi konteks, tujuan, format, gaya bahasa, dan batasan.
Dengan prompt yang tepat, AI dapat membantu:
- mencari ide bisnis,
- menyusun strategi pemasaran,
- membuat caption,
- menulis iklan,
- membuat email marketing,
- membuat pesan WhatsApp,
- membuat follow-up sales,
- menjawab pelanggan,
- membuat SOP,
- menganalisis kompetitor,
- merancang funnel,
- membuat laporan,
- menyusun workflow otomasi,
- merapikan data lead,
- membuat customer journey.
Artikel ini berisi kumpulan prompt AI untuk bisnis yang bisa langsung Anda copy, paste, dan sesuaikan.
Baca juga:
Cara Menggunakan Prompt AI untuk Bisnis
Sebelum memakai daftar prompt di artikel ini, pahami dulu prinsip dasarnya.
Prompt bisnis yang baik biasanya berisi:
- Jenis bisnis
- Produk atau layanan
- Target pelanggan
- Masalah yang ingin diselesaikan
- Tujuan output
- Channel yang digunakan
- Format output
- Gaya bahasa
- Batasan
Contoh prompt umum:
Buatkan strategi marketing.
Prompt yang lebih baik:
Saya memiliki bisnis toko online hijab untuk perempuan usia 20-35 tahun. Channel utama Instagram, TikTok, dan WhatsApp. Masalah utama: banyak pelanggan bertanya harga tetapi tidak checkout. Buatkan strategi marketing 30 hari untuk meningkatkan order melalui WhatsApp dengan budget rendah. Format output: tabel mingguan berisi aktivitas, konten, CTA, dan metrik yang perlu dipantau.
Prompt kedua jauh lebih jelas.
AI memahami konteks bisnis, target audiens, masalah, channel, tujuan, dan format.
Hasilnya akan lebih praktis.
Prompt AI untuk Ide Bisnis
AI bisa membantu mengeksplorasi ide bisnis, tetapi jangan langsung menerima semua rekomendasi AI tanpa riset pasar.
Gunakan AI untuk brainstorming awal.
1. Prompt Mencari Ide Bisnis
Saya ingin memulai bisnis dengan modal [jumlah modal], skill saya adalah [skill], waktu yang tersedia [jumlah waktu per hari/minggu], dan target pasar yang saya minati adalah [target pasar]. Buatkan 20 ide bisnis yang realistis, cocok untuk pemula, dan bisa dimulai bertahap. Format tabel: ide bisnis, target pasar, modal awal, kelebihan, risiko, dan langkah pertama.
2. Prompt Validasi Ide Bisnis
Bantu saya mengevaluasi ide bisnis berikut: [jelaskan ide bisnis]. Analisis dari sisi target pasar, masalah yang diselesaikan, potensi permintaan, kompetitor, kelebihan, risiko, cara validasi murah, dan langkah eksperimen 14 hari.
3. Prompt Mencari Masalah Pelanggan
Saya ingin membuat bisnis untuk target pelanggan [target pelanggan]. Buatkan daftar 30 masalah, frustrasi, keinginan, pertanyaan, dan kebutuhan mereka yang bisa menjadi peluang produk atau layanan.
4. Prompt Membuat Value Proposition
Buatkan value proposition untuk bisnis [jenis bisnis] dengan produk [produk/layanan]. Target pelanggan adalah [target pelanggan]. Jelaskan masalah utama, solusi, manfaat, pembeda, dan alasan pelanggan harus memilih produk ini.
5. Prompt Membuat Business Model Sederhana
Buatkan business model sederhana untuk bisnis [jenis bisnis]. Format output: target pelanggan, masalah, solusi, channel, sumber pendapatan, biaya utama, aktivitas utama, partner, risiko, dan metrik keberhasilan.
Prompt AI untuk Strategi Bisnis
AI bisa membantu menyusun strategi awal, tetapi strategi tetap harus disesuaikan dengan data dan kondisi nyata.
6. Prompt Strategi Bisnis 90 Hari
Saya memiliki bisnis [jenis bisnis] yang menjual [produk/jasa] untuk target [target pelanggan]. Kondisi saat ini: [jelaskan kondisi]. Tujuan 90 hari ke depan: [tujuan]. Buatkan strategi bisnis 90 hari dengan prioritas, aktivitas mingguan, metrik, risiko, dan rekomendasi tindakan.
7. Prompt Analisis SWOT
Buatkan analisis SWOT untuk bisnis [jenis bisnis]. Konteks bisnis: [jelaskan bisnis, produk, target pasar, channel, dan kondisi saat ini]. Format output: strength, weakness, opportunity, threat, dan rekomendasi strategi berdasarkan SWOT tersebut.
8. Prompt Menentukan Prioritas Bisnis
Saya memiliki daftar masalah bisnis berikut: [masukkan daftar masalah]. Bantu saya menentukan prioritas menggunakan kriteria dampak bisnis, urgensi, biaya, kemudahan eksekusi, dan risiko jika ditunda. Buat dalam tabel.
9. Prompt Strategi Pertumbuhan
Buatkan strategi pertumbuhan untuk bisnis [jenis bisnis] dengan target meningkatkan [revenue/lead/order/retensi] dalam [periode]. Sertakan strategi acquisition, activation, retention, referral, dan revenue.
10. Prompt Membuat OKR Bisnis
Buatkan OKR untuk bisnis [jenis bisnis] selama kuartal berikutnya. Tujuan utama: [tujuan]. Sertakan 3 objective, masing-masing dengan 3-5 key results yang terukur, realistis, dan relevan.
Prompt AI untuk Marketing
Marketing adalah salah satu area yang paling terbantu oleh AI.
AI dapat membantu membuat ide campaign, positioning, konten, copy, dan funnel.
11. Prompt Strategi Marketing
Buatkan strategi marketing untuk bisnis [jenis bisnis] yang menjual [produk/jasa]. Target pelanggan [target]. Channel utama [channel]. Budget [budget]. Tujuan [awareness/lead/sales/retensi]. Format output: strategi utama, campaign, konten, CTA, metrik, dan timeline.
12. Prompt Ide Campaign
Buatkan 15 ide campaign marketing untuk produk [produk]. Target audiens [target]. Tujuan campaign [tujuan]. Setiap ide berisi konsep, angle, channel, pesan utama, CTA, dan metrik keberhasilan.
13. Prompt Positioning Produk
Bantu saya membuat positioning untuk produk [produk]. Target pelanggan [target]. Masalah utama pelanggan [masalah]. Kompetitor utama [kompetitor]. Buatkan positioning statement, pesan utama, pembeda, dan alasan percaya.
14. Prompt Customer Persona
Buatkan 3 customer persona untuk bisnis [jenis bisnis]. Setiap persona harus mencakup demografi, pekerjaan, masalah utama, keinginan, keberatan membeli, channel favorit, dan pesan marketing yang cocok.
15. Prompt Kalender Marketing
Buatkan kalender marketing 30 hari untuk bisnis [jenis bisnis]. Channel: [Instagram/TikTok/WhatsApp/email/blog/YouTube]. Tujuan: [tujuan]. Format tabel: tanggal, channel, ide konten, hook, CTA, aset yang dibutuhkan, dan metrik.
Baca juga:
Prompt AI untuk Copywriting
Copywriting membantu bisnis menjual dengan kata-kata.
AI bisa membantu membuat headline, iklan, landing page, CTA, dan deskripsi produk.
16. Prompt Headline Produk
Buatkan 30 headline untuk produk [produk]. Target pelanggan [target]. Masalah utama yang diselesaikan [masalah]. Gaya bahasa persuasif, jelas, tidak clickbait, dan cocok untuk pasar Indonesia.
17. Prompt Copy Iklan
Buatkan 10 variasi copy iklan untuk [produk/jasa]. Target audiens [target]. Tujuan iklan [lead/sales/traffic]. Setiap copy berisi hook, masalah, solusi, manfaat, CTA, dan versi singkat untuk Meta Ads atau TikTok Ads.
18. Prompt Deskripsi Produk
Buatkan deskripsi produk untuk [nama produk]. Target pembeli [target]. Fitur utama [fitur]. Manfaat utama [manfaat]. Gunakan bahasa yang jelas, natural, dan fokus pada manfaat. Sertakan versi marketplace, website, dan WhatsApp.
19. Prompt Landing Page
Buatkan struktur landing page untuk produk [produk/jasa]. Target pelanggan [target]. Tujuan landing page [download/lead/checkout/konsultasi/demo]. Sertakan headline, subheadline, masalah, solusi, manfaat, social proof, FAQ, CTA, dan ide chatbot.
20. Prompt CTA
Buatkan 50 variasi CTA untuk bisnis [jenis bisnis] dengan tujuan [download/daftar/beli/konsultasi/chat admin]. Gaya bahasa jelas, natural, tidak terlalu agresif, dan cocok untuk audiens Indonesia.
Prompt AI untuk Konten Media Sosial Bisnis
AI sangat membantu membuat ide konten, caption, hook, dan kalender posting.
21. Prompt Ide Konten Instagram
Buatkan 30 ide konten Instagram untuk bisnis [jenis bisnis]. Target audiens [target]. Setiap ide berisi format konten, hook, isi singkat, CTA, dan tujuan konten.
22. Prompt Ide TikTok/Reels
Buatkan 30 ide video pendek untuk TikTok/Reels tentang [produk/topik]. Target audiens [target]. Setiap ide berisi hook 3 detik pertama, alur video, teks layar, CTA, dan ide visual.
23. Prompt Caption Promosi
Buatkan 10 caption promosi untuk produk [produk]. Target pelanggan [target]. Gaya bahasa [santai/profesional/ramah]. Jangan terlalu hard selling. Setiap caption harus memiliki hook, manfaat, CTA, dan hashtag.
24. Prompt Konten Edukasi
Buatkan 20 ide konten edukasi untuk bisnis [jenis bisnis]. Tujuannya membangun trust sebelum menjual. Setiap ide harus menjawab masalah atau pertanyaan pelanggan.
25. Prompt Repurposing Konten
Ubah artikel/video berikut menjadi 10 konten media sosial. Format output: platform, hook, isi singkat, caption, CTA, dan visual idea.
Materi:
[masukkan materi]
Baca juga:
Prompt AI untuk Sales
Sales membutuhkan follow-up, script, objection handling, dan ringkasan prospek.
26. Prompt Script Sales
Buatkan script sales untuk menawarkan [produk/jasa] kepada [target pelanggan]. Sertakan pembuka, pertanyaan kebutuhan, penjelasan manfaat, handling objection, dan CTA untuk membeli atau konsultasi.
27. Prompt Follow-Up Prospek
Buatkan 7 pesan follow-up untuk prospek yang sudah bertanya harga [produk/jasa] tetapi belum membeli. Gunakan bahasa natural, sopan, tidak memaksa, dan berikan nilai di setiap pesan.
28. Prompt Handling Objection
Buatkan jawaban untuk keberatan prospek: "[isi objection]". Konteks produk: [jelaskan produk]. Jawaban harus empatik, menjelaskan nilai, memberi bukti atau contoh jika ada, dan tidak defensif.
29. Prompt Kualifikasi Lead
Buatkan daftar pertanyaan kualifikasi lead untuk bisnis [jenis bisnis]. Tujuannya mengetahui kebutuhan, budget, timeline, tingkat urgensi, dan kesiapan membeli. Buat versi untuk WhatsApp, telepon, dan form.
30. Prompt Ringkasan Percakapan Sales
Ringkas percakapan sales berikut menjadi profil prospek. Format: kebutuhan, masalah utama, produk yang diminati, budget, timeline, keberatan, tingkat minat, dan next action.
Percakapan:
[masukkan percakapan]
Baca juga:
Prompt AI untuk Customer Service
Customer service harus cepat, jelas, dan empatik.
AI bisa membantu membuat template balasan yang konsisten.
31. Prompt Balasan FAQ
Bertindaklah sebagai customer service untuk bisnis [jenis bisnis]. Buatkan jawaban untuk pertanyaan pelanggan: "[pertanyaan]". Gunakan bahasa Indonesia ramah, jelas, singkat, dan akhiri dengan tawaran bantuan lanjutan.
32. Prompt Menjawab Komplain
Buatkan balasan untuk pelanggan yang komplain karena [masalah]. Konteks: [jelaskan kondisi]. Gunakan bahasa empatik, tidak defensif, minta maaf secara wajar, jelaskan langkah pengecekan, dan jangan menjanjikan solusi yang belum pasti.
33. Prompt Template WhatsApp Customer Service
Buatkan 20 template balasan WhatsApp untuk customer service bisnis [jenis bisnis]. Topik: harga, stok, cara order, pembayaran, pengiriman, retur, garansi, komplain, dan kontak admin. Gunakan bahasa natural untuk pelanggan Indonesia.
34. Prompt Membuat Knowledge Base
Buatkan struktur knowledge base untuk customer service bisnis [jenis bisnis]. Sertakan kategori FAQ, produk, harga, cara order, pembayaran, pengiriman, refund, garansi, komplain, dan eskalasi ke admin.
35. Prompt Mengubah Komplain Jadi Tiket
Ubah pesan komplain berikut menjadi tiket customer service. Format: kategori masalah, ringkasan masalah, prioritas, data yang perlu diminta, tindakan awal, dan kapan harus eskalasi ke manusia.
Pesan:
[masukkan pesan]
Baca juga:
Prompt AI untuk WhatsApp Bisnis
Untuk pasar Indonesia, WhatsApp adalah channel bisnis yang sangat penting.
AI bisa membantu membuat balasan, follow-up, broadcast, dan script closing.
36. Prompt Balasan WhatsApp Jualan
Buatkan balasan WhatsApp untuk pelanggan yang bertanya tentang [produk]. Produk tersedia dengan detail [detail produk]. Gunakan bahasa ramah, singkat, natural, dan arahkan pelanggan ke langkah checkout.
37. Prompt Follow-Up WhatsApp
Buatkan 10 pesan follow-up WhatsApp untuk pelanggan yang sudah bertanya harga tetapi belum membalas selama [jumlah hari]. Gaya bahasa ramah, tidak memaksa, dan setiap pesan harus memberi alasan ringan untuk melanjutkan percakapan.
38. Prompt Broadcast WhatsApp
Buatkan broadcast WhatsApp untuk promosi [produk/promo]. Target penerima [pelanggan lama/prospek baru/member komunitas]. Gunakan bahasa singkat, jelas, tidak spammy, dan sertakan CTA.
39. Prompt Quick Reply WhatsApp Business
Buatkan 30 quick reply WhatsApp Business untuk bisnis [jenis bisnis]. Kategori: sapaan, harga, stok, cara order, pembayaran, pengiriman, promo, komplain, follow-up, dan penutup.
40. Prompt Script Closing WhatsApp
Buatkan script closing WhatsApp untuk pelanggan yang sudah tertarik pada [produk] tetapi masih ragu karena [alasan]. Gunakan bahasa natural, bantu pelanggan mengambil keputusan, dan jangan terlalu memaksa.
Baca juga:
Prompt AI untuk Email Marketing
Email marketing cocok untuk nurturing lead, edukasi, promosi, dan retensi.
41. Prompt Newsletter Bisnis
Buatkan newsletter untuk audiens [target]. Topik: [topik]. Tujuan email: [edukasi/promosi/retensi]. Sertakan subject line, preview text, pembuka, 3 poin utama, CTA, dan penutup.
42. Prompt Welcome Email
Buatkan welcome email untuk orang yang baru mendaftar [newsletter/ebook/webinar/kelas]. Gunakan bahasa hangat, jelaskan apa yang akan mereka dapatkan, dan arahkan ke langkah berikutnya.
43. Prompt Email Sequence
Buatkan sequence 5 email untuk lead yang baru download [lead magnet]. Tujuannya edukasi, membangun trust, memberi studi kasus, menjawab keberatan, dan menawarkan [produk/jasa] secara soft selling.
44. Prompt Email Launch Produk
Buatkan email launch untuk produk [produk]. Target audiens [target]. Sertakan subject line, preview text, masalah, solusi, manfaat, bonus, urgensi yang wajar, CTA, dan penutup.
45. Prompt Email Winback
Buatkan 5 email winback untuk pelanggan yang sudah tidak aktif selama [periode]. Gunakan bahasa ramah, beri alasan untuk kembali, tawarkan nilai, dan jangan terlalu agresif.
Baca juga:
Prompt AI untuk CRM dan Lead Management
AI dapat membantu merapikan data lead, membuat scoring, dan menentukan follow-up.
46. Prompt Lead Scoring
Buatkan sistem lead scoring sederhana untuk bisnis [jenis bisnis]. Kriteria: kebutuhan, budget, timeline, sumber lead, tingkat minat, dan kelengkapan data kontak. Kelompokkan menjadi hot lead, warm lead, dan cold lead.
47. Prompt Segmentasi Lead
Bantu saya mengelompokkan daftar lead berikut berdasarkan kebutuhan, sumber lead, tingkat minat, dan prioritas follow-up. Buat rekomendasi tindakan untuk setiap segmen.
Data lead:
[masukkan data]
48. Prompt Follow-Up Berdasarkan Segmen
Buatkan pesan follow-up untuk 3 segmen lead: hot, warm, dan cold. Konteks bisnis: [jelaskan]. Gunakan bahasa yang berbeda sesuai tingkat kesiapan membeli.
49. Prompt Pipeline CRM
Buatkan struktur pipeline CRM untuk bisnis [jenis bisnis]. Sertakan tahap pipeline, definisi setiap tahap, kriteria pindah tahap, dan tindakan sales yang harus dilakukan.
50. Prompt Ringkasan Lead untuk Sales
Ringkas data lead berikut menjadi briefing untuk sales. Format: profil lead, kebutuhan, masalah, produk yang cocok, keberatan, prioritas, dan next action.
Data:
[masukkan data]
Baca juga:
Prompt AI untuk SOP dan Operasional Bisnis
AI sangat berguna untuk membuat SOP, checklist, dan dokumentasi.
51. Prompt Membuat SOP
Buatkan SOP untuk proses [nama proses] di bisnis [jenis bisnis]. Format: tujuan, ruang lingkup, alat yang digunakan, langkah kerja, PIC, standar kualitas, pengecualian, dan checklist akhir.
52. Prompt Mengubah Proses Manual Jadi SOP
Ubah catatan proses manual berikut menjadi SOP yang rapi dan mudah diikuti oleh tim baru.
Catatan proses:
[masukkan catatan]
53. Prompt Checklist Operasional
Buatkan checklist operasional harian untuk bisnis [jenis bisnis]. Sertakan tugas admin, customer service, sales, marketing, stok, laporan, dan follow-up.
54. Prompt Audit Proses Bisnis
Audit proses bisnis berikut. Identifikasi pekerjaan berulang, bottleneck, risiko, pekerjaan yang bisa diotomasi, dan prioritas perbaikan.
Proses:
[masukkan proses]
55. Prompt Dokumentasi Training Tim
Buatkan dokumen training untuk anggota tim baru posisi [posisi]. Sertakan tugas utama, tools yang digunakan, SOP penting, contoh kasus, checklist 7 hari pertama, dan standar kualitas.
Prompt AI untuk Otomasi Bisnis
Otomasi bisnis membantu mengurangi pekerjaan berulang.
AI bisa membantu merancang workflow sebelum dipasang di tools automation.
56. Prompt Mencari Proses yang Bisa Diotomasi
Saya memiliki bisnis [jenis bisnis]. Proses kerja saat ini: [jelaskan proses]. Bantu saya menemukan pekerjaan berulang yang bisa diotomasi dengan AI atau no-code tools. Urutkan berdasarkan dampak, kemudahan, risiko, dan prioritas implementasi.
57. Prompt Membuat Workflow Automation
Buatkan workflow automation untuk proses [nama proses]. Sertakan trigger, input, langkah-langkah, tools yang terlibat, output, human review, error handling, dan metrik keberhasilan.
58. Prompt Human-in-the-Loop
Buatkan aturan human-in-the-loop untuk workflow AI [nama workflow]. Jelaskan kapan AI boleh bekerja otomatis, kapan perlu review manusia, kapan harus eskalasi, dan siapa yang bertanggung jawab.
59. Prompt Audit Automation
Audit workflow automation berikut. Cari risiko data, risiko jawaban AI, potensi error, titik yang perlu approval manusia, dan metrik yang harus dipantau.
Workflow:
[masukkan workflow]
60. Prompt Dokumentasi Workflow
Buatkan dokumentasi workflow automation [nama workflow]. Format: tujuan, trigger, tools, alur kerja, data yang dipakai, output, PIC, error handling, dan checklist testing.
Baca juga:
Prompt AI untuk Laporan Bisnis
AI dapat membantu membuat ringkasan laporan dan insight dari data.
Namun, angka dan kesimpulan penting tetap harus diverifikasi.
61. Prompt Laporan Mingguan Bisnis
Buatkan laporan mingguan bisnis berdasarkan data berikut. Format: ringkasan, penjualan, lead, customer service, marketing, kendala, insight, dan rencana minggu depan.
Data:
[masukkan data]
62. Prompt Analisis Penjualan
Analisis data penjualan berikut. Berikan insight tentang produk terlaris, produk menurun, pola pembelian, peluang upsell, risiko, dan rekomendasi tindakan.
Data:
[masukkan data]
63. Prompt Laporan Marketing
Buatkan laporan marketing dari data campaign berikut. Format: objective, channel, hasil utama, metrik, insight, masalah, rekomendasi, dan next action.
Data:
[masukkan data]
64. Prompt Laporan Customer Service
Buatkan laporan customer service dari data berikut. Format: jumlah tiket, kategori masalah, waktu respons, masalah berulang, tingkat prioritas, dan rekomendasi perbaikan.
Data:
[masukkan data]
65. Prompt Executive Summary untuk Owner
Ringkas laporan bisnis berikut untuk owner. Maksimal 300 kata. Fokus pada hal yang perlu diketahui owner: hasil utama, masalah penting, risiko, peluang, dan keputusan yang perlu diambil.
Laporan:
[masukkan laporan]
Prompt AI untuk Analisis Kompetitor
AI dapat membantu menyusun kerangka analisis kompetitor.
Tetapi data kompetitor perlu dicek dari sumber nyata.
66. Prompt Analisis Kompetitor
Bantu saya membuat framework analisis kompetitor untuk bisnis [jenis bisnis]. Kompetitor yang ingin dianalisis: [daftar kompetitor]. Buat tabel: produk, target pasar, harga, positioning, channel, kelebihan, kelemahan, peluang diferensiasi, dan hal yang perlu diverifikasi.
67. Prompt Mencari Pembeda Bisnis
Saya memiliki bisnis [jenis bisnis]. Kompetitor utama menawarkan [jelaskan]. Bantu saya menemukan 10 kemungkinan pembeda yang realistis berdasarkan kualitas layanan, niche, harga, pengalaman pelanggan, edukasi, komunitas, dan after-sales.
68. Prompt Audit Penawaran Kompetitor
Audit penawaran kompetitor berikut. Identifikasi pesan utama, manfaat, target pelanggan, CTA, social proof, objection yang dijawab, dan peluang membuat penawaran yang lebih kuat.
Materi kompetitor:
[masukkan materi]
69. Prompt Perbandingan Produk
Buatkan tabel perbandingan produk kami dengan kompetitor. Produk kami: [jelaskan]. Kompetitor: [jelaskan]. Fokus pada fitur, manfaat, harga, target pelanggan, kelebihan, kekurangan, dan rekomendasi positioning.
Prompt AI untuk Produk dan Penawaran
AI bisa membantu merancang paket, bonus, harga, dan penawaran.
70. Prompt Membuat Paket Produk
Buatkan 3 paket penawaran untuk produk/jasa [produk/jasa]. Target pelanggan [target]. Paket harus terdiri dari Basic, Standard, dan Premium. Jelaskan isi paket, manfaat, cocok untuk siapa, dan alasan memilih.
71. Prompt Menentukan Bonus
Buatkan ide bonus untuk penawaran [produk/jasa]. Target pelanggan [target]. Bonus harus relevan, meningkatkan nilai penawaran, dan tidak terlalu mahal untuk diproduksi.
72. Prompt Menjawab Keberatan Harga
Buatkan jawaban untuk calon pelanggan yang merasa harga [produk/jasa] terlalu mahal. Jawaban harus empatik, menjelaskan nilai, memberi konteks manfaat, dan tidak terkesan memaksa.
73. Prompt Membuat Offer Stack
Buatkan offer stack untuk produk [produk]. Sertakan produk utama, bonus, garansi jika relevan, nilai manfaat, alasan membeli sekarang, dan CTA.
74. Prompt Membuat FAQ Penawaran
Buatkan FAQ untuk halaman penawaran [produk/jasa]. Sertakan pertanyaan tentang harga, manfaat, cocok untuk siapa, hasil yang realistis, cara pembayaran, garansi, bonus, dan support.
Prompt AI untuk Toko Online dan UMKM
Untuk UMKM, prompt AI sebaiknya sederhana dan langsung bisa dipakai.
75. Prompt Jualan Produk
Buatkan materi promosi untuk produk [produk] milik toko online [jenis toko]. Target pembeli [target]. Sertakan caption Instagram, broadcast WhatsApp, deskripsi produk, CTA, dan 5 variasi headline.
76. Prompt Balasan Stok Produk
Buatkan balasan WhatsApp untuk pelanggan yang bertanya stok produk [produk]. Stok tersedia untuk varian [varian]. Gunakan bahasa ramah, natural, dan arahkan pelanggan untuk checkout.
77. Prompt Promo Payday
Buatkan campaign promo payday untuk bisnis [jenis bisnis]. Sertakan ide promo, copy promosi, caption, broadcast WhatsApp, script Reels, CTA, dan jadwal posting 7 hari.
78. Prompt Konten Edukasi UMKM
Buatkan 20 ide konten edukasi untuk UMKM [jenis bisnis] agar pelanggan lebih percaya sebelum membeli. Setiap ide berisi hook, isi singkat, format, dan CTA.
79. Prompt Follow-Up Keranjang Belanja
Buatkan 5 pesan follow-up untuk pelanggan yang sudah memasukkan produk ke keranjang tetapi belum checkout. Gunakan bahasa ramah, tidak memaksa, dan beri alasan ringan untuk menyelesaikan pembelian.
Baca juga:
Prompt AI untuk Bisnis Jasa
Bisnis jasa membutuhkan komunikasi yang meyakinkan dan profesional.
80. Prompt Proposal Jasa
Buatkan proposal jasa untuk [jenis jasa]. Calon klien membutuhkan [kebutuhan]. Sertakan ringkasan masalah, solusi, ruang lingkup kerja, deliverables, timeline, proses kerja, dan CTA diskusi.
81. Prompt Paket Layanan
Buatkan 3 paket layanan untuk bisnis jasa [jenis jasa]. Target klien [target]. Paket terdiri dari Basic, Growth, dan Premium. Sertakan isi layanan, cocok untuk siapa, dan manfaat utama.
82. Prompt Script Konsultasi
Buatkan script konsultasi awal untuk calon klien bisnis jasa [jenis jasa]. Sertakan pembuka, pertanyaan diagnosis, validasi masalah, penjelasan solusi, handling objection, dan next step.
83. Prompt Follow-Up Proposal Jasa
Buatkan 5 pesan follow-up untuk calon klien yang sudah menerima proposal jasa [jenis jasa] tetapi belum membalas. Gunakan bahasa profesional, sopan, dan berikan nilai tambahan di setiap follow-up.
84. Prompt Studi Kasus Klien
Buatkan struktur studi kasus klien untuk bisnis jasa [jenis jasa]. Format: latar belakang klien, masalah, solusi, proses, hasil, pembelajaran, dan CTA.
Prompt AI untuk Bisnis Digital
Bisnis digital seperti course, template, SaaS, membership, dan produk digital sangat cocok dibantu AI.
85. Prompt Ide Produk Digital
Saya ingin membuat produk digital untuk target audiens [target]. Skill atau aset yang saya punya: [skill/aset]. Buatkan 20 ide produk digital, masing-masing dengan masalah yang diselesaikan, format produk, tingkat kesulitan produksi, dan potensi monetisasi.
86. Prompt Outline Course
Buatkan outline course online tentang [topik]. Target peserta [target]. Level [pemula/menengah/lanjutan]. Sertakan modul, lesson, tujuan belajar, tugas praktik, dan bonus pendukung.
87. Prompt Landing Page Produk Digital
Buatkan copy landing page untuk produk digital [produk]. Target pembeli [target]. Sertakan headline, subheadline, masalah, solusi, manfaat, isi produk, bonus, FAQ, CTA, dan garansi jika relevan.
88. Prompt Launch Produk Digital
Buatkan rencana launch 14 hari untuk produk digital [produk]. Channel: [email/Instagram/TikTok/YouTube/blog/WhatsApp]. Sertakan konten harian, CTA, email sequence, dan metrik yang perlu dipantau.
89. Prompt Onboarding Pembeli
Buatkan sequence onboarding untuk pembeli produk digital [produk]. Sertakan email/pesan pembuka, panduan penggunaan, tips mendapatkan hasil maksimal, FAQ, dan ajakan memberi feedback.
Prompt AI untuk Keuangan Bisnis Sederhana
AI bisa membantu menyusun struktur laporan dan analisis sederhana.
Namun, keputusan keuangan penting tetap perlu diverifikasi oleh manusia atau profesional.
90. Prompt Budget Marketing
Bantu saya menyusun budget marketing untuk bisnis [jenis bisnis] dengan total anggaran [jumlah]. Channel yang digunakan [channel]. Tujuan [lead/sales/awareness]. Buat pembagian budget, alasan, risiko, dan metrik evaluasi.
91. Prompt Analisis Profit Sederhana
Bantu saya menganalisis profit sederhana berdasarkan data berikut. Format output: pendapatan, biaya, margin, titik perhatian, peluang efisiensi, dan pertanyaan yang perlu dicek.
Data:
[masukkan data]
92. Prompt Harga Produk
Bantu saya membuat kerangka penentuan harga untuk produk [produk]. Biaya produksi [biaya], target margin [margin], harga kompetitor [harga], dan target pelanggan [target]. Jelaskan opsi harga dan risiko setiap opsi.
93. Prompt Laporan Cashflow
Buatkan template laporan cashflow bulanan untuk bisnis [jenis bisnis]. Sertakan kategori pemasukan, pengeluaran, saldo awal, saldo akhir, catatan risiko, dan rekomendasi kontrol keuangan.
Prompt AI untuk Evaluasi Bisnis
Evaluasi rutin membantu bisnis tidak hanya sibuk, tetapi juga bertumbuh.
94. Prompt Audit Bisnis Bulanan
Bantu saya melakukan audit bisnis bulanan. Data: penjualan [data], lead [data], customer service [data], marketing [data], operasional [data]. Buat ringkasan, insight, masalah utama, peluang, dan rencana perbaikan bulan depan.
95. Prompt Evaluasi Channel Marketing
Evaluasi channel marketing berikut: [daftar channel]. Data hasil: [masukkan data]. Bantu saya menentukan channel yang harus dipertahankan, ditingkatkan, dikurangi, atau dihentikan.
96. Prompt Evaluasi Produk
Bantu saya mengevaluasi produk [produk]. Data: penjualan [data], feedback pelanggan [data], komplain [data], pertanyaan umum [data]. Buat insight, masalah, peluang perbaikan, dan rekomendasi.
97. Prompt Evaluasi Customer Journey
Buatkan analisis customer journey untuk bisnis [jenis bisnis]. Tahap: awareness, consideration, purchase, onboarding, retention, referral. Untuk setiap tahap, jelaskan masalah pelanggan, konten yang dibutuhkan, channel, dan peluang AI.
Prompt AI untuk Rapat Bisnis
AI bisa membantu menyiapkan agenda, pertanyaan, dan tindak lanjut rapat.
98. Prompt Agenda Rapat Bisnis
Buatkan agenda rapat bisnis untuk membahas [topik]. Durasi [durasi]. Peserta [peserta]. Output yang diharapkan [keputusan/action plan]. Buat agenda yang efisien dan fokus pada keputusan.
99. Prompt Pertanyaan Rapat Strategi
Saya akan memimpin rapat strategi tentang [topik]. Buatkan 15 pertanyaan diskusi yang membantu tim melihat masalah, peluang, risiko, prioritas, dan keputusan yang perlu diambil.
100. Prompt Follow-Up Rapat Bisnis
Buatkan follow-up setelah rapat bisnis berdasarkan catatan berikut. Format: keputusan, action items, PIC, deadline, risiko, dan pesan email ke peserta rapat.
Catatan:
[masukkan catatan]
Tips Memakai Prompt AI untuk Bisnis
1. Selalu Beri Konteks Bisnis
AI akan lebih berguna jika memahami bisnis Anda.
Sertakan:
- jenis bisnis,
- target pelanggan,
- produk,
- channel,
- masalah,
- tujuan,
- batasan.
2. Minta Format yang Jelas
Untuk bisnis, format sangat penting.
Gunakan format seperti:
- tabel,
- checklist,
- SOP,
- email,
- script,
- template,
- laporan,
- kalender.
3. Jangan Langsung Percaya Semua Jawaban AI
AI bisa salah.
Periksa:
- angka,
- harga,
- tanggal,
- klaim,
- data pelanggan,
- aturan platform,
- kebijakan bisnis,
- informasi kompetitor.
4. Hindari Data Sensitif
Jangan memasukkan data sensitif sembarangan.
Samarkan data pelanggan, data keuangan, kontrak, dan informasi internal jika tidak perlu ditulis lengkap.
5. Simpan Prompt yang Berhasil
Buat prompt library bisnis.
Kategori:
- marketing,
- sales,
- customer service,
- WhatsApp,
- email,
- SOP,
- laporan,
- CRM,
- otomasi,
- strategi.
Dengan prompt library, tim bisa bekerja lebih konsisten.
Checklist Prompt AI untuk Bisnis
Gunakan checklist berikut sebelum memakai AI untuk pekerjaan bisnis penting.
- Jenis bisnis sudah dijelaskan
- Target pelanggan sudah disebutkan
- Produk atau layanan sudah dijelaskan
- Masalah utama sudah jelas
- Tujuan output sudah ditentukan
- Channel bisnis sudah disebutkan
- Format output sudah diminta
- Gaya bahasa sudah diarahkan
- Batasan sudah ditulis
- Data sensitif sudah disamarkan
- Output AI akan diperiksa manusia
- Prompt yang berhasil akan disimpan
FAQ
Apa itu prompt AI untuk bisnis?
Prompt AI untuk bisnis adalah instruksi yang diberikan kepada AI untuk membantu pekerjaan bisnis seperti marketing, sales, customer service, WhatsApp, email, konten, CRM, SOP, laporan, strategi, dan otomasi.
Apakah prompt ini bisa digunakan di ChatGPT, Claude, Gemini, dan Copilot?
Ya. Prompt dalam artikel ini bisa digunakan di berbagai AI chatbot, tetapi hasilnya dapat berbeda tergantung kemampuan tools dan konteks yang diberikan.
Prompt AI apa yang paling berguna untuk bisnis kecil?
Untuk bisnis kecil, prompt yang paling berguna biasanya berkaitan dengan WhatsApp, caption promosi, customer service, follow-up sales, deskripsi produk, ide konten, dan laporan sederhana.
Apakah AI bisa membuat strategi bisnis?
AI bisa membantu membuat draft strategi bisnis, brainstorming, analisis awal, dan rencana tindakan. Namun, strategi akhir tetap harus divalidasi dengan data pasar, pengalaman bisnis, dan keputusan manusia.
Apakah aman memakai AI untuk data bisnis?
Aman jika digunakan dengan hati-hati. Hindari memasukkan data sensitif seperti data pelanggan lengkap, informasi pembayaran, kontrak rahasia, password, dan data internal penting tanpa kebijakan keamanan yang jelas.
Mengapa hasil prompt bisnis saya terlalu umum?
Biasanya karena prompt kurang konteks. Sertakan jenis bisnis, produk, target pelanggan, masalah, tujuan, channel, format output, gaya bahasa, dan batasan.
Bagaimana cara membuat prompt bisnis yang bagus?
Gunakan struktur: konteks bisnis, tugas, target pelanggan, format output, gaya bahasa, dan batasan. Semakin jelas instruksi Anda, semakin praktis hasil AI.
Kesimpulan
Prompt AI untuk bisnis dapat membantu banyak pekerjaan berjalan lebih cepat dan lebih rapi.
Dengan prompt yang tepat, AI bisa membantu membuat ide bisnis, strategi, marketing, copywriting, konten, sales, customer service, WhatsApp, email, CRM, SOP, otomasi, laporan, dan evaluasi bisnis.
Namun, AI tetap perlu diarahkan.
Jangan hanya menulis prompt umum seperti “buatkan strategi” atau “buatkan promosi”.
Berikan konteks bisnis.
Jelaskan target pelanggan.
Tentukan tujuan.
Minta format yang jelas.
Beri batasan.
Periksa hasilnya sebelum dipakai.
Gunakan AI sebagai asisten bisnis, bukan pengganti penilaian manusia.
Jika digunakan dengan kebiasaan yang benar, prompt AI dapat menjadi alat penting untuk membantu bisnis kecil, UMKM, freelancer, creator, dan perusahaan bekerja lebih cepat, lebih konsisten, dan lebih strategis.
Prompt bisnis untuk penjualan akan lebih kuat jika disusun dalam sistem. Lanjutkan ke AI untuk Sales untuk contoh penggunaan AI pada follow-up, sales call, proposal, objection handling, dan pipeline.
Untuk kebutuhan penjualan yang lebih spesifik, baca Prompt AI untuk Sales yang berisi prompt prospecting, follow-up, discovery call, proposal, CRM, objection handling, dan closing.
Pemilik bisnis yang ingin belajar skill baru seperti marketing, sales, AI, atau otomasi dapat menggunakan panduan Contoh Prompt AI untuk Belajar sebagai template belajar mandiri.
Pemilik bisnis yang ingin mengatur waktu dan tugas lebih rapi dapat membaca Prompt ChatGPT untuk Produktivitas untuk membuat sistem kerja harian yang lebih terstruktur.
Untuk kebutuhan riset pasar, pelanggan, kompetitor, produk, dan pricing, gunakan juga panduan Prompt ChatGPT untuk Riset agar riset bisnis lebih terarah.
Bisnis yang ingin membuat konten, email, landing page, dan copywriting lebih cepat dapat membaca Prompt ChatGPT untuk Menulis sebagai panduan prompt siap pakai.
Bisnis yang sering membuat proposal, laporan, strategi, atau pitch deck dapat membaca Prompt ChatGPT untuk Presentasi untuk membuat struktur slide yang lebih meyakinkan.
Untuk kebutuhan promosi bisnis yang lebih spesifik, gunakan Prompt AI untuk Copywriting agar headline, iklan, WhatsApp, landing page, dan CTA lebih jelas dan persuasif.
Bisnis yang ingin lebih konsisten di media sosial dapat membaca Prompt AI untuk Social Media untuk membuat ide konten, kalender posting, caption, hook, dan CTA promosi yang lebih rapi.
Bisnis yang ingin membangun hubungan dengan lead dan pelanggan dapat membaca Prompt AI untuk Email Marketing untuk membuat newsletter, promo, onboarding, follow-up, dan winback email.
Untuk operasional layanan pelanggan, lanjutkan ke Prompt AI untuk Customer Service yang berisi prompt template balasan, komplain, FAQ, WhatsApp CS, chatbot, dan SOP layanan.
Prompt bisnis untuk agency akan lebih efektif jika masuk ke workflow yang jelas. Baca AI untuk Digital Marketing Agency untuk template client intake, proposal, content plan, reporting, SOP, dan QC.
Artikel Terkait
Pelajari juga panduan berikut:
- Prompt Engineering untuk Pemula
- Struktur Prompt AI yang Baik
- Contoh Prompt AI untuk Kerja
- Cara Membuat Prompt yang Baik
- Teknik Prompt Engineering untuk Pemula
- AI untuk Bisnis
- AI Chatbot untuk Bisnis
- AI Chatbot untuk Marketing
- AI Chatbot untuk Sales
- AI Chatbot untuk Customer Service
- AI Chatbot untuk WhatsApp
- AI Chatbot untuk CRM
- AI Chatbot untuk Otomasi Bisnis
- ChatGPT untuk UMKM
- 20 Prompt ChatGPT untuk UMKM
- ChatGPT untuk Marketing
- ChatGPT untuk Sales
- ChatGPT untuk Customer Service
Jelajahi Panduan AI Lainnya
Temukan panduan AI sesuai kebutuhan Anda:
- Pusat Prompt Engineering
- Pusat AI untuk Bisnis
- Pusat AI Chatbot
- Pusat AI Tools
- Pusat Tutorial AI
- Pusat Belajar AI
- Pusat AI untuk Content Creator
Gunakan Prompt AI untuk Membangun Sistem Bisnis
AI akan lebih bermanfaat jika tidak hanya dipakai sesekali.
Gunakan prompt AI untuk membangun sistem.
Mulai dari prompt marketing.
Lanjutkan ke prompt sales.
Rapikan customer service.
Buat SOP.
Susun laporan.
Bangun CRM sederhana.
Rancang otomasi.
Simpan prompt yang berhasil.
Dengan cara ini, AI tidak hanya membantu membuat satu jawaban, tetapi membantu bisnis bekerja lebih terstruktur dari hari ke hari.
Pelajari Lebih Lanjut
Jelajahi seluruh artikel dalam kategori Prompt Engineering.
Lihat Semua Artikel Prompt Engineering